Pemahaman tentang homogen dengan jenisnya beserta contoh

Pemahaman tentang homogen dengan jenisnya beserta contoh

Pemahaman tentang homogen dengan jenisnya beserta contoh


Pemahaman tentang homogen dengan jenisnya beserta contoh - Dalam kehidupan keseharian banyak kita temui kombinasi. Contoh, air sungai, tanah, hawa, makanan, minuman, larutan garam, larutan gula, dan lain-lain. Karakter asli zat pembentuk kombinasi ada yang masih tetap bisa dibedakan keduanya, ada juga yang tidak bisa dibedakan.

Didalam hawa tercampur beberapa unsur yang berbentuk gas, diantaranya: nitrogen, oksigen, karbon dioksida serta gas-gas lainnya. Hawa fresh yang kita hirup memiliki kandungan oksigen yang semakin banyak dibanding hawa yang tercemar. Dalam hawa juga tersusun dari beberapa senyawa, diantaranya: asap serta debu. Menjadi, bisa kita simpulkan pemahaman dari kombinasi.
Kombinasi ialah kombinasi zat-zat dengan perbandingan tidak masih tiada lewat reaksi kimia.

Saat kamu imbuhkan gula pasir ke gelas yang berisi air, karena itu gula pasir itu akan larut di air serta tidak terlihat lagi bentuk gula pasir. Nah, coba kamu cicip larutan gula itu! Apakah yang bisa kamu alami? Nyatanya kamu bisa rasakan manis. Kombinasi digolongkan jadi dua sisi, yakni kombinasi homogen serta kombinasi heterogen.
Pemahaman Kombinasi Homogen
Kombinasi pada dua zat atau lebih yang partikel-partikel penyusun tidak bisa dibedakan lagi dimaksud kombinasi homogen. Kombinasi homogen seringkali dimaksud dengan larutan. Contoh kombinasi homogen, diantaranya: kombinasi air dengan gula diberi nama larutan gula, kombinasi air dengan garam diberi nama larutan garam.

Baca juga :
Penjelasan Abrasi Dan Erosi Serta Jenis Dan Perbedaannya
Penjabaran perihal Asam, Basa dan Garam

Ukuran partikel dalam larutan mempunyai diameter seputar 0,000000001 m, serta tidak bisa disaksikan dengan mikroskop. Contoh-contoh kombinasi homogen diatas ialah kombinasi antar zat cair. Adakah kombinasi antar logam, hingga tercipta kombinasi homogen?

Ada kombinasi pada logam dengan logam lainnya hingga tercipta kombinasi homogen. Contoh, Stainless steel banyak dipakai untuk kepentingan alat-alat kesehatan serta rumah tangga. Stainless steel adalah kombinasi logam besi, krom, serta nikel. Tahukah kamu emas adalah kombinasi homogen? Pencampuran logam dikerjakan dengan meluluhkan logam-logam itu.

Kombinasi logam satu dengan logam lainnya diberi nama gabungan logam. Emas murni adalah logam yang lunak, gampang dibengkokkan. Supaya emas jadi keras hingga susah untuk dibengkokkan, karena itu emas murni itu digabung dengan logam lainnya yakni tembaga.

Perhiasan yang di jual mempunyai kandungan 22 karat, 20 karat atau 18 karat. Apakah makna kalimat itu? Emas murni mempunyai kandungan 24 karat, sedang emas yang telah digabung dengan logam tembaga mempunyai kandungan 22 karat, 20 karat, atau 18 karat. Makin dikit kandungan emas yang dipunyai, makin banyak kandungan tembaga didalam emas itu.

Terkadang dalam kombinasi emas serta tembaga masih tetap digabung lagi dengan perak. Hal seperti ini dikerjakan supaya meningkatkan menarik tampilan emas itu. Kombinasi pada emas, tembaga serta perak membuahkan emas berwarna putih yang biasa dimaksud emas putih.
Di bawah ini ialah contoh-contoh kombinasi homogen berbentuk padatan.

Contoh Gabungan Logam serta Fungsinya
Nama Campuran
Logam Penyusun
Fungsi
Perunggu
Tembaga, zeng, timah
Medali
Kuningan
Tembaga, zeng
Ornamen
Stainless stell
Besi, krom, nikel
Alat dapur, alat kesehatan
Emas putih
Emas, perak, tembaga
Perhiasan
Tenol
Timah, timbal
Penyambung kabel waktu menyoder

Contoh-Contoh Kombinasi Homogen

Di bawah ini ialah himpunan beberapa contoh kombinasi homogen dalam kehidupan keseharian yang baik dengan menyengaja ataupun tidak, kita sempat memandangnya.

Air hujan
Air gula
Air garam
Vodka
Cuka
Sabun pencuci piring
Udara
Alkohol
Baja
Perunggu
Kuningan
Stainless stell
Emas putih
Tenol
Larutan pewarna
Sirup
Larutan karbol
Larutan sabun cair
Larutan air teh
Larutan oralit

Ciri-Ciri Kombinasi Homogen

Mengenai ciri/karakter/karakter dari kombinasi homogen atau larutan pada umumnya ialah seperti berikut :

Tidak bisa dibedakan pada partikel penyusun yang satu dengan yang lain.
Mempunyai warna yang sama rata.
Mempunyai perasaan yang sama.
Perbandingan zat tercampur sama.
Mempunyai konsentrasi yang sama.
Bentuk bisa berbentuk padatan, cairan atau gas.
Tidak bisa dipisahkan memakai langkah mekanis, tapi bisa dipisahkan dengan cara yang lebih susah, seperti distilasi

Buka Komentar

Tidak ada komentar