Mengenal susunan planet di tata surya kita

Mengenal susunan planet di tata surya kita

Mengenal susunan planet di tata surya kita

Planet di tata surya

Mengenal susunan planet di tata surya kita - Tata Surya ialah himpunan benda langit yang terdiri atas satu bintang yang dimaksud Matahari serta semua objek yang terikat oleh style gravitasinya. Objek-objek itu termasuk juga delapan buah planet yang telah di ketahui dengan orbit berupa elips, lima planet kerdil/katai.

Tata Surya terdiri jadi Matahari, empat planet sisi dalam, sabuk asteroid, empat planet sisi luar, serta dibagian terluar ialah Sabuk Kuiper serta piringan menyebar.

Berikut susunan planet di tata Surya mulai dari yang terdekat dari matahari.

1. Merkurius

Merkurius (0,4 SA dari matahari) ialah planet paling dekat dari matahari dan juga paling kecil (0,055 massa bumi). Merkurius tidak mempunyai satelit alami serta ciri geologisnya di samping kawah meteorid yang di ketahui adalah lobed ridges atau rupes, peluang berlangsung karena pengerutan pada perioda awal sejarahnya. Atmosfer Merkurius yang hampir dapat diacuhkan terbagi dalam atom-atom yang lepas dari permukaannya karena semburan angin matahari. Besarnya inti besi serta minimnya kerak Merkurius belum juga dapat bisa diterangkan. Menurut pendapat hipotesa susunan luar planet ini lepas sesudah berlangsung tabrakan raksasa, serta perubahan ("akresi") penuhnya terhalang oleh daya awal matahari.

2. Venus

Venus (0,7 SA dari matahari) memiliki ukuran serupa bumi (0,815 massa bumi). Serta seperti bumi, planet ini mempunyai selimut kulit silikat yang tebal serta berinti besi, atmosfernya juga tebal serta mempunyai kegiatan geologi. Namun planet ini lebih kering dari bumi serta atmosfernya sembilan kali lebih padat dari bumi. Venus tidak mempunyai satelit. Venus ialah planet terpanas dengan suhu permukaan sampai 400 °C, kemungkinan dikarenakan jumlahnya gas rumah kaca yang terdapat didalam atmosfer. Selama ini kegiatan geologis Venus belumlah dideteksi, tapi karena planet ini tidak mempunyai medan magnet yang dapat menahan habisnya atmosfer, disangka sumber atmosfer Venus datang dari gunung berapi.

3. Bumi

Bumi adalah planet ke-3 dari delapan planet dalam Tata Surya. Diprediksikan usianya sampai 4,6 miliar tahun. Jarak pada Bumi dengan matahari ialah 149.6 juta km. atau 1 AU (Inggris: astronomical unit). Bumi memiliki susunan hawa (atmosfer) serta medan magnet yang dimaksud (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, cahaya ultraviolet serta radiasi di luar angkasa. Susunan hawa ini menyelimutinya bumi sampai ketinggian seputar 700 km.. Susunan hawa ini dibagi jadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer serta Eksosfer.

4. Mars

Mars (1,5 SA dari matahari) memiliki ukuran lebih kecil dari bumi serta Venus (0,107 massa bumi). Planet ini mempunyai atmosfer tipis yang kandungan utamanya ialah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Olympus Mons serta lembah retakan seperti Valles marineris, memberikan kegiatan geologis yang selalu berlangsung sampai baru akhir-akhir ini. Warna merahnya datang dari warna karat tanahnya yang kaya besi. Mars memiliki dua satelit alami kecil (Deimos serta Phobos) yang disangka adalah asteroid yang terjerat gravitasi Mars

5. Yupiter

Yupiter (5,2 SA), dengan 318 kali massa bumi, ialah 2,5 kali massa dari kombinasi semua planet yang lain. Kandungan utamanya ialah hidrogen serta helium. Sumber panas didalam Yupiter mengakibatkan munculnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, menjadi contoh pita pita awan serta Bintik Merah Raksasa. Sejauh yang di ketahui Yupiter mempunyai 63 satelit. Empat yang paling besar, Ganymede, Callisto, Io, serta Europa menampakan keserupaan dengan planet kebumian, seperti gunung berapi serta inti yang panas. Ganymede, yang disebut satelit paling besar di Tata Surya, memiliki ukuran semakin besar dari Merkurius.

Baca juga :
Bentuk dan lapisan inti bumi
3 Aplikasi yang dapat memperjelas Super Blood Moon

6. Saturnus

Saturnus (9,5 SA) yang diketahui dengan skema cincinnya, mempunyai beberapa persamaan dengan Yupiter, menjadi contoh formasi atmosfernya. Walau Saturnus cuma sebesar 60% volume Yupiter, planet ini cuma seberat kurang dari sepertiga Yupiter atau 95 kali massa bumi, membuat planet ini satu planet yang sekurang-kurangnya padat di Tata Surya. Saturnus mempunyai 60 satelit yang di ketahui selama ini (serta 3 yang belumlah diyakinkan) dua salah satunya Titan serta Enceladus, memberikan activitas geologis, walau hampir terdiri cuma dari es saja. Titan memiliki ukuran semakin besar dari Merkurius serta adalah hanya satu satelit di Tata Surya yang mempunyai atmosfer yang cukuplah bermakna.

7. Uranus

Uranus (19,6 SA) yang mempunyai 14 kali massa bumi, ialah planet yang sangat mudah diantara planet-planet luar. Planet ini mempunyai kelainan ciri orbit. Uranus mengedari matahari dengan bujkuran poros 90 derajad pada ekliptika. Planet ini mempunyai inti yang begitu dingin dibanding gas raksasa yang lain serta cuma dikit pancarkan daya panas. Uranus mempunyai 27 satelit yang di ketahui, yang paling besar ialah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel serta Miranda.

8. Neptunus

Neptunus (30 SA) walau dikit lebih kecil dari Uranus, mempunyai 17 kali massa bumi, hingga membuatnya lebih padat. Planet ini pancarkan panas dari dalam tapi tidak sekitar Yupiter atau Saturnus. Neptunus mempunyai 13 satelit yang di ketahui. Yang paling besar, Triton, geologinya aktif, serta mempunyai geyser nitrogen cair. Triton ialah hanya satu satelit besar yang orbitnya terbalik arah (retrogade). Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya, yang dimaksud Trojan Neptunus. Beberapa benda ini mempunyai resonansi 1:1 dengan Neptunus

9. Pluto

Pluto ialah planet katai di sabuk Kuiper serta objek trans-Neptunus pertama yang diketemukan. Pluto adalah planet katai paling besar serta bermassa paling besar ke-2 di Tata Surya serta benda paling besar ke-9 serta bermassa paling besar ke-10 yang mengorbit Matahari dengan cara langsung. Pluto adalah objek trans-Neptunus dengan volume paling besar serta massa yang dikit lebih kecil dibanding Eris, planet katai di piringan menyebar. Seperti objek lainnya di sabuk Kuiper, Pluto terbagi dalam batu dan es serta relatif kecil—kurang lebih seperenam massa Bulan serta sepertiga volume Bulan. Pluto mempunyai orbit eksentris serta miring dengan jarak 30 sampai 49 unit astronomi (4,4–7,3 miliar km) dari Matahari. Ini bermakna ada kalanya Pluto lebih dekat ke Matahari dibanding Neptunus; resonansi orbit yang konstan dengan Neptunus membuat ke-2 planet ini tidak bertabrakan. Pada tahun 2014, Pluto berjarak 32,6 sa dari Matahari. Sinar Matahari perlu waktu 5,5 jam untuk sampai ke Pluto.
Buka Komentar

Tidak ada komentar