Memahami Arti Kepribadian Secara Global

Memahami Arti Kepribadian Secara Global

Memahami Arti Kepribadian Secara Global


Memahami Arti Kepribadian Secara Global –  Seringkali kita mendengar kata kata mengenai kepribadian dalam kehidupan sehari hari, tetapi beberapa orang belum memahami arti kepribadian itu sendiri. Oleh karena itu artikel kali ini akan membahas dan belajar berbarengan tentang pemahaman kepribadian. Silahkan dibaca dengan seksama ya.

A. Keterangan mengenai kepribadian

Kepribadian ialah keseluruhnya sikap, ekspresi, perasaan, temparmen, keunikan dan perilaku seorang. Sikap perasaan ekspresi & tempramen itu akan terwujud dalam aksi seorang jika di hadapkan pada kondisi spesifik. Tiap-tiap orang mempunyai cenderung perilaku yang baku/laku terus-terusan dengan berkelanjutan dalam menghadapai kondisi yang tengah di hadapi, hingga menjadi keunikan pribadinya.

B. Unsur-unsur dari kepribadian

Unsur-unsur kepribadian, salah satunya mencakup:

1. Pengetahuan

Pengetahuan yakni adalah satu unsur yang isi akal dan alam jiwa orang yang sadar. Didalam alam seputar manusia memiliki/ada beberapa jenis beberapa hal yang diterimanya melalui panca inderanya yang masuk dalam share beberapa sel di bagian spesifik dari otaknya. Dan di dalam otak itu semua diolah jadi susunan-susunan yang dipancarkan oleh individu kealam seputar, yang diketahui dengan sebutan “persepsi” yakni: “seluruh proses akal manusia yang sadar”. Ada saatnya satu persepsi bisa diproyeksikan kembali jadi satu penggambaran yang fokus mengenai lingkungan yang memiliki kandungan beberapa bagian.

Penggambaran yang terlalu fokus dengan dengan lebih intens yang berlangsung karena pemfokusan dengan lebih intens didalam pandangan psikologi umumnya dikatakan sebagai “Pengamatan”. Penggambaran tentang lingkungan dengan konsentrasi pada beberapa bagian yang sangat menarik perhatianya sering di proses dengan sutu proses dalam akalnya yang menghubungkannya dengan beberapa jenis penggambaran lainnya yang sejenisnya, awal mulanya sempat di terima & diproyeksikan oleh akalnya, serta lantas muncul kembali menjadi masa lalu. Dan penggambaran yang baru dengan pemahaman yang baru dalam arti psikologi seringkali dimaksud “Apersepsi”. Penyatuan & membandingkan-bandingkan sisi dari satu penggambaran dengan beberapa bagian dari beberapa penggambaran lainnya yang semacam dengan berkelanjutan berdasar pada dengan asas-asas spesifik.

Baca juga :
Memahami Tujuan dan Manfaat Laporan Keuangan beserta Jenis dan Sifat
Memahami arti dari pola dan hubungan sosial

pemahaman tentang kepribadian 


Apakah itu kepribadian 


Dengan proses-proses potensi untuk membuat satu penggambaran baru yang abstrak, yang dalam kenyataanya tidak serupa dengan satu diantara demikian beberapa macam bahan konkret dari penggambaran yang baru. Demikian manusia bisa membuat satu penggambaran tentang beberapa tempat spesifik di muka bumi, walau sebenarnya ia belum pernah lihat atau mempersepsikan beberapa tempat itu. Penggambaran abstrak tadi dalam pengetahuan sosial seringkali dimaksud dengan “Konsep”. Beberapa cara penilaian yang mengakibatkan jika penggambaran mengenai lingkungan mungkin saja ada yang ditambah-tambah atau dibesar-besarkan, tetapi ada juga yang dikurangi atau diperkecil pada beberapa bagian spesifik. Dan ada juga yang dikombinasi dengan penggambaran-pengambaran yang lainnya hingga jadi penggambaran yang baru benar-benar, yang sebetulnya tidak riil. Serta penggambaran baru yang sering tidak sesuai kenyataan dalam Psikologi seringkali dimaksud dengan “Fantasi”.

2. Perasaan

Tidak hanya pengetahuan, alam kesadaran manusia juga memiliki kandungan beberapa beberapa macam perasaan. Demikian sebaliknya, juga dapat digambarkan seseorang individu yang lihat satu perihal yang jelek/dengar nada yang tidak menyenangkan. Persepsi-persepsi itu bisa memunculkan dalam alam kesadaranya perasaan negatif. Perasaan, selain semua beberapa macam pengetahuan nampaknya juga isi alam kesadaran manusia setiap waktu dalam kehidupannya. Perasaan yakni satu kondisi dalam kesadaran manusia yang karena pengetahuannya dinilai menjadi kondisi yang positif/negatif.

3. Dorongan Naluri

Didalam kesadaran manusia memiliki kandungan perasaan yang terbagi dan tidak bisa ditimbulkan dari pengaruh luar maupun pengetahuan yang ada, tetapi karena sudah terdapat didalam organismenya, terutamanya didalam gennya sehinggah menjadi perasaan. Tekad yang telah timbul merupakan perasaan seringkali dimaksud dengan “Dorongan”.

Buka Komentar

Tidak ada komentar