Memahami arti dari pola dan hubungan sosial

Memahami arti dari pola dan hubungan sosial

Memahami arti dari pola dan hubungan sosial

Interaksi sosial

Memahami arti dari pola dan hubungan sosial - Dalam hidup bermasyarakat diharuskan saling tenggang rasa dan peduli kepada sesama disekitar kita. Ramah tamah, berperilaku baik dan bersilaturahmi dengan tetangga di sekitar salah satu cara mewujudkan rasa kepedulian itu.
Menjalin hubungan sosial sangat lah dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Apa itu hubungan sosial ? Berikut penjelasan nya !

1. Pengertian hubungan sosial

Hubungan sosial merupakan jalinan pada orang perseorangan, pada grup manusia ataupun pada orang perseorangan dan grup manusia. Bila dua orang berjumpa, hubungan sosial diawali waktu itu. Mereka sama-sama menyapa, berjabat tangan, serta sama-sama bicara saling berinteraksi. Kegiatan ini adalah bentuk dari hubungan sosial.

Dalam hubungan sosial, jalinan yang terbentuk mesti dengan timbal-balik dikerjakan oleh kedua pihak. Berarti kedua pihak mesti sama-sama menanggapi. Bila di tanya dia menjawab, bila diminta pertolongan dia menolong, bila dibawa bermain dia turut bermain. Bila dikerjakan, sebetulnya terjadi hubungan sosial. Proses hubungan sosial bisa berlangsung dengan cara langsung ataupun tidak langsung.

a. Hubungan dengan langsung

Hubungan dengan cara langsung merupakan hubungan yang dikerjakan langsung antar individu yang berhubungan. Hubungan dengan cara langsung dikerjakan tanpa pihak ke-3. Misalnya, bicara dengan tatap muka.

b. Interaksi dengan tidak langsung

Hubungan otomatis merupakan hubungan yang dikerjakan lewat penghubung atau memakai pertolongan fasilitas komunikasi, seperti telephone, surat, serta e-mail.

Baca juga :
Trik membuat suasana belajar yang efektif dan menyenangkan

2. Pola-pola hubungan sosial

Di dalam kehidupan bermasyarakat keseharian ada tiga alur hubungan sosial. Pola-pola hubungan sosial itu merupakan hubungan antarindividu, hubungan pada individu serta grup, dan interkasi pada grup dengan grup (antarkelompok)

a. Interaksi antarindividu

Hubungan itu berlangsung jika individu memberikan dampak, rangsangan serta stimulus. Selain itu individu yang terserang dampak akan memberi reaksi, respon atau suatu tanggapan. Menjadi, walupun ke-2 individu yang berjumpa itu tidak sama-sama lakukan pekerjaan, hubungan sosial diantara mereka masih berlangsung karena semasing pihak mengerti kedatangan pihak lainnya.

Kedatangan pihak lainnya itu akan mengakibatkan pergantian dalam diri semasing individu. Beberapa hal yang dapat mengakibatkan pergantian individu hingga berlangsung hubungan sosial diantaranya: berbau asap rokok, berbau wangi-wangian, warna baju yang mencolok, serta bunyi sepatu.

b. Interaksi pada individu serta grup.

Pada hubungan ini seseorang individu bisa bertindak sebagi inspirator serta motivator. Disini seseorang individu akan ditempatkan pada sekumpulan orang dalam beberapa jenis kondisi, keadaan serta kebutuhan. Misalnya, seseorang pembicara serta peserta dalam suatu seminar. Pembicara menginginkan pembicaraannya akan menarik serta peserta akan memerhatikan perbincangan yang dikatakan pembicara.

c. Interaksi pada grup serta grup (antarkelompok)

Misalnya :

Seperti OSIS SMK N 2 Palembang yang lakukan studi banding ke OSIS SMA N 4 Tangerang. Ke-2 grup itu akan berjumpa serta bertatap muka. Pekerjaan itu bisa jadikan contoh hubungan pada grup dengan grup.

Demikian lah penjabaran perihal hubungan atau interaksi sosial secara langsung dan tidak langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga bisa menjadi inspirasi dan bahan pelajaran sobat.

Buka Komentar

Tidak ada komentar