Proses kerja paru paru ditubuh manusia

Proses kerja paru paru ditubuh manusia

Proses kerja paru paru ditubuh manusia





Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah bernapas serta manusia merupakan salah satunya makhluk hidup yang lakukan proses pernafasan. System pernafasan merupakan salah satunya system yang bertindak terpenting pada tubuh manusia. Badan ambil oksigen dari hawa yang dibuat melalui proses fotosintesis pada tumbuhan. Oksigen itu nanti akan menolong proses metabolisme badan untuk membuahkan daya dari memecah molekul makanan. Metabolisme badan manusia terbagi dalam beberapa babak yang mencakup proses glikolisis,  siklus krebs dan system transport elektron. Semua manfaat metabolisme badan manusia berjalan dalam organel mitokondria yang ada didalam sel. System pernapasan manusia hampir sama dengan system pernafasan hewan vertebrata. Pernafasan manusia dibantu oleh organ paling utama yaitu paru-paru. Paru-paru manusia mempunyai sisi yang hampir sama juga dengan paru-paru hewan vertebrata demikian tetapi mempunyai susunan yang lebih kompleks. Beberapa bagian  paru paru manusia membuat satu kesatuan yang sangat mungkin terjadinya pertukaran hawa dengan cara efisien.

Sisi sisi paru-paru

Untuk mengadakan seluh fungsinya dengan cara maksimal,  bagian –bagian paru-paru bekerja sama serta menggerakkan fungsinya semasing. Berikut beberapa bagian paru-paru manusia :

1. Bronkus

Bronkus adalah percabangan dari trakea atau tenggorokan yang menghubungkan paru-paru samping kiri dengan paru-paru samping kanan. Bronkus pada paru-paru kanan semakin besar serta tegak lurus dibanding dengan bronkus yang terdapat di samping kiri. Bronkus manusia tersusun dari tulang riskan serta otot polos.  Fungsi bronkus pada paru-paru merupakan menjadi tempat difusi oksigen yang masuk lewat saluran pernafasan.

2. Bronkiolus

Bronkiolus merupakan percabangan dari bronkus yang mempunyai manfaat menjadi jalan masuk udar menuju alveolus. Diameter bronkiolus seputar 1mm atau bahkan juga lebih kecil. Diameter itu bisa beralih sesuaikan desakan hawa yang masuk. Penyempitan serta pelebaran bronkiolus dipengaruhi oleh histamin serta saraf parasimpatis. Jaringan pada bronkiolus tersusun dari sel epitel kuboid bersilia serta otot polos.

3. Alveolus

Alveolus  (jamak alveoli) merupakan tempat pertukaran hawa pada paru-paru. Alveolus adalah gelembung-gelembung yang berupa seperti buah anggur. Paru-paru manusia mempunyai seputar 700 juta buah alveolus. Alveolus tersusun atas beberapa sel epitel serta endotelium. (simak juga :  fungsi alveolus )

4. Pleura

Pleura merupakan selaput yang membungkus paru-paru serta membuat perlindungan paru-paru dari gesekan sepanjang proses respirasi. Pleura paru-paru manusia terdiri atas dua susunan tipis yaitu pleura visceral yang disebut pembungkus paru-paru serta pleura parietal yeng melekat pada rongga dada. ke-2 lapis pleura itu dipisahkan oleh ronbgga yang dimaksud pleural cavity serta diisi cairan yang menolong proses pernapasan.

5. Trakea

Trakea atau tenggorokan merupakan sisi paru-paru yang menghubungkan larynk dengan bronkus. Trakea manusia tersusun dari jaringan tulang riskan yang dilapis oleh sel bersilia. Silia yang ada di trakea berperan untuk menyaring hawa yang akan masuk ke paru-paru.

6. Diafragma

Diafragma merupakan sekat yang membatasi rongga dada dengan perut. diafragma bertindak pada pernafasan perut.

Berikut sistem langkah kerja paru-paru :

Oksigen yang masuk lewat rongga hidung atau mulut akan masuk ke saluran paru-paru lewat bronkus.

Didalam paru-paru, oksigen akan berdifusi masuk ke kapiler-kapiler darah yang terdapat banyak pada alveolus. Alveolus adalah percabangan dari bronkiolus serta tempat terjadinya pertukaran gas oksigen dengan karbon dioksida.

Oksigen yang sudah masuk ke kapiler darah setelah itu akan diikat oleh hemoglobin yang ada pada sel darah merah. Seolanjutnya oksigen akan disebarkan ke semua badan serta dibawa masuk ke sel untuk menolong proses metabolisme badan dalam mengahasilkan daya. Daya yang dibuat berbentuk ATP (Adenosin Tripospat). ATP merupakan bentuk daya yang sangat simpel yang bisa dipakai oleh badan.

Karbon dioksida menjadi bekas respirasi akan dibawa menuju jantung serta setelah itu dibawa ke paru-paru melalui kapiler vena serta kemudian paru-paru akan membawa karbondioksida keluar dari badan melalui jalan yang sama saat hawa atau oksigen masuk.

Menjadi organ pernafasan paling utama, paru-paru bisa menyimpan oksigen yang diperlukan oleh badan. Paru-paru memiliki kapasital vital paru-paru yang adalah besaran volume hawa yang bisa ditampung. Kemampuan vital paru-paru dibagi jadi :

Volume Tidal (TV), yaitu volume hawa yang masuk serta keluar pada pernafasan umum. Volume Tidal sekitar pada 500 ml pada seorang dewasa.

Volume Cadangan Ide (IRV), yaitu volume hawa yang telah masih tetap dapat dihirup dalam paru paru sesudah ide umum. Pada seorang dewasa besarnya 3100 ml.

Volume Cadangan Ekspirasi (ERV), yaitu volume hawa yang masih tetap bisa di keluarkan dari paru setelah ekspirasi umum. Volume ini sampai 1200 ml pada seorang dewasa

Volume Residu (RV), yaitu hawa yang masih tetap tersisa di dalam paru paru sesudah ekspirasi maksimal

Langkah kerja paru-paru dipastikan oleh faktor-faktor diantaranya merupakan kesehatan organ pernafasan serta kebersihan lingkungan terutamanya hawa.  Dampak pencemaran udara sangat tidak baik untuk system paru-paru manusia serta bisa menyebabkan masalah pada system pernafasan.

Manfaat paru-paru

System pernafasan manusia lebih kompleks dari sistem pernafasan hewan vertebrata dan sistem pernafasan hewan invertebrata. Paru-paru manusia adalah salah satunya dari alat-alat pernafasan manusia yang bertindak dalam proses pemungutan oksigen serta pengeluaran karbon dioksida.

Paru-paru terdapat didalam rongga dada serta dipisahkan dengan rongga perut oleh satu sekat yang dimaksud diafragma. Paru-paru juga dilindungi oleh tulang dada serta tulang rusuk. Tidak hanya berperan menjadi organ respirasi atau pernafasan, manfaat paru-paru manusia juga meliputi :

Sebagai sistem ekskresi pada manusia. Ketika bernapas manusia juga keluarkan karbon dioksida lewat cara menghembuskannya. Tiap-tiap napas yang dihembuskan bukan sekedar memiliki kandungan karbon dioksida tapi juga uap air. Mengatur pH darah lewat cara merubah desakan karbon dioksida.

Patu-paru juga berperan menjadi penyaring gumpalan darah yang tercipta dalam vena.

Manfaat paru-paru memengaruhi kerja serta konsentrasi zat-zat biologi serta obat-obatan yang masuk ke pada tubuh terpenting obat-abatan yang memengaruhi kerja sel darah

merubah angiotensin I yang disebut protein yang dibuat oleh hati jadi angiotensin II. Konversi protein angiotensin itu dibantuoleh enzim angiotensin-converting. Protein ini bertindak dalam penyusunan desakan darah pada system sirkulasi

membuat perlindungan organ lainnya seperti hati serta jantung dari guncangan.

Menolong proses terciptanya nada oleh pita suara

Menjadi reservoir atau area untuk menyimpan darah pada tubuh. Volume darah yang ada pada paru-paru sekitar pada 450 mililiter serta adalah 9 % dari keseluruhan semua volume darah yang ada pada badan. Jumlahnya darah dalam reservoir paru-paru berfluktuasi, makin bertambah serta menyusut hingga sampai 1/2 sampai 2x jumlahnya normalnnya. Bila badan atau siskulasi sistemik badan kehilangan darah jadi reservoir darah dalam paru-paru dapat jadikan kompensasi.

Menahan debu serta partikel asing masuk ke pada tubuh. Saluran pernapasan serta paru-paru mempunyai susunan yang berlendir serta diperlengkapi dengan silia untuk tangkap partikel asing yang masuk bersama dengan hawa. Partikel-partikel ini bisa membahayakan bila masuk ke pada tubuh serta aliran hawa serta bisa mengakibatkan infeksi.

Paru-paru manusia terdiri jadi dua sisi yakni paru-paru kanan serta paru-paru kiri. Ukuran paru-paru kanan semakin besar serta lebih berat dibanding paru-paru kiri. Pada paru-paru kanan ada tiga lobus (lobus superior, media serta inferior) serta terbagi dalam 10 segmen (5 segmen lobus superios, 2 segmen lobus medial serta 3 segmen lobus inferior). Selain itu, paru-paru kiri cuma terbagi dalam dua lobus yang terbagi dalam 10 segmen, semasing 5 segmen pada tiap-tiap lobus .
Buka Komentar

Tidak ada komentar